Desa Gumati Area Outbound Corporate Terbaik kawasan Sentul dekat dengan Ciketing Udik

Desa Gumati Area Outbound Corporate Terbaik kawasan Sentul dekat dengan Ciketing Udik

Apa itu Outbound Training

Punya minat jalan-jalan ke alam terbuka ? Bersyukurlah jika anda merupakan orang yang punya kesukaan seru ini. Bersahabat bersama alam ternyata dapat menjadi tes psikologi yang manjur untuk seseorang. Dewasa ini, kegiatan belajar bersama alam terbuka ramai ditawarkan. Pergilah keluar rumah, ke alam bebas . Rasakan macam mana selagi kita berinteraksi baik dengan alam sekitar maupun sesama manusia, kita bisa mengambil banyak pengalaman dan pelajaran berharga. Sebuah pengalaman yang akan diterapkan sebagai pikiran belajar dan membuka diri sendiri. ide inilah yang dianggap mampu bagi merangsang banyak kegiatan kita sehari-hari.

Belakangan bila anda jeli, ternyata tidak hanya dunia pendidikan saja yang mencoba untuk memakai nya dalam kurikulum pembelajarannya, tetapi juga banyak instansi yang tertarik bagi mencoba teknik belajar ke alam terbuka . Meningkatnya permintaan akan model pelatihan ini berakibat banyak bermunculan operator outbound baru. Lambat laun karena tidak semua fasilitator mengerti dan paham secara jelas mengenai Outbound training akhirnya masyarakat awam terlanjur rancu bersama istilah outbound training. Banyak penyedia jasa maupun pengguna jasa berbasis aktivitas tali-temali (ropes course) menyebut kegiatan nya sebagai outbound training. Sementara itu, banyak pula yang menyebut kegiatan rekreasi (outing) dengan outbound, hanya karena sebagian jenis permainan yang biasa digunakan dalam training berbasis kegiatan di alam terbuka (outdoor-based) dimainkan pada acara itu. Di lain pihak, ada yang menyebut pelatihan ini berbasis aktivitas di alam terbuka sebagai outbound training.

.
Secara singkat, Claxton (1987) mengemukakan bahwa yang disebut experiential learning (EL) merupakan proses belajar di mana subjek melakukan sesuatu—bukan hanya memikirkan sesuatu. Ditinjau dari pengertian ini, maka apa yang dilakukan kandidat belajar, baik itu di dalam kelas maupun di luar kelas, dapat disebut sebagai EL.
Pepatah mengatakan bahwa ” pengalaman adalah guru yang paling baik”. Makna yang sama telah dikemukakan oleh Confucius beberapa abad lalu. Dia mengatakan bahwa: ”aku melakukan, maka aku memahami”.

|

Desa Gumati Area Outbound Corporate Terbaik kawasan Sentul dekat dengan Ciketing Udik

Objektif training Outbound Training

  1. Mendorong nilai nilai kerja dalam kelompok kerja yang selalu mengarah pada pencapaian standard kerja yang prima.
  2. Menciptakan budaya kerja yang dilandasi semangat mengahargai kolektifitas team kerja daripada sikap individualitas melalui peningkatan sikap antara lain berani mengungkapkan perspektif dan opini dengan cara yang memberikan respek terhadap pandangan orang lain; mendorong motivasi kerja dirinya maupun rekan kerjanya, dll.
  3. Mengembangkan keterampilan individu dalam memeberdayakan (empowered) anggota regu kerjanya serta keterampilan dalam menciptakan iklim kerja yang nyaman dan kondusif

Management Outbound Training adalah suatu bentuk atau program training di alam terbuka (outdoor) bersama penekanan pada peningkatan kemampuan di bidang manajemen organisasi dan peningkatan diri (personal development) yang didesain khusus untuk menaikkan kemampuan softskill karyawan instansi yang disimulasikan melalui permainan-permainan yang secara langsung bisa dirasakan oleh partisipan dengan tujuan untuk meninggikan motivasi dan kepercayaan diri (personal development), berpikir kreatif (inovasi), rasa kebersamaan dan saling percaya (trust) serta penyegaran dan memecahkan kekakuan birokrasi.

Program ini bertujuan membangun insan industri yang memiliki integritas, loyalitas, dan menegakkan prinsip-prinsip organisasi bersama menitik beratkan pada learning process yang disampaikan melalui aktifitas-aktifitas ringan dan menyenangkan yang adalah miniatur dari kehidupan sehari-hari.

Tema yang bisa dikembangkan antara lain : CHANGE, kelompok Building, kelompok Work, Motivasi, Leadership, Personal Development dll.

Team Building
Dalam desain ini setiap kandidat dituntut untuk lebih mengenai seluruh komponen yang terlibat, memecahkan kekakuan birokrasi, kebekuan komunikasi dan pengetahuan tentang kekuatan dan kelemahan serta kesatuan individu, selain itu anggota regu harus memiliki sikap saling ketergantungan.

Team Work
Sistem ini menekankan pada pengembangan kemampuan kinerja kelompok yang didasari oleh komitmen pribadi anggopta grup mengenai elemen-elemen yang mendasari kerja team yang efektif seperti saling membagi peranan dan pengorbanan, saling menghargai, komunitas bebas dan komitmen, sehingga akan terbangun suatu ikatan kebersaman yang mampu membangkitkan semangat kerja kelompok (team spirit) yang pada akhirnya mampu menambah kinerja kerja.

Leadership & Empowerment
Peserta management outbound mengeksplorasi karakter-karakter seorang pemimpin seperti halnya komitmen, visi, kemampuan mendegar secara aktif dan suri tauladan. Mereka dapat mengalami karakter-karakter ini secara nyata sehingga dapat memadukan kompetensi individual dan memberdayakan sehingga memberikan partisipasi untuk pencapaian suatu tujuan.

Personal Development
proses ini menekankan pada peningkatan seseorang sebagai pribadi yang utuh. Setiap kandidat dituntut bagi memiliki komitmen untuk pertumbuhan dan optimalisasi perkembangan diri agar lebih asertif, proaktif dan bertanggung jawab. Keberanian bagi mengambil resiko dalam menjalani tantangan pribadi bagi menggapai kemenangan.

Strategic Planning
Mencapai hasil yang optimal dari setiap aktivitas baik secara individual maupun organisasional merupakan tidak mungkin tanpa terlebih dahulu memikirkan strategi perencanaan. Perencanaan akan mendeskripsikan pencapaian sebuah aktivitas . program Outbound Surabaya ini mengajak setiap kandidat untuk mencoba, berlatih dan menyusun perencanaan misi berdasarkan setiap visi yang ditentukan oleh individu maupun organisasi.

Materi teknik Outbound Training :

  • Peran individu dalam regu
  • Prinsip nilai kerja regu
  • Effective teamwork
  • Communication Skill
  • Kepemimpinan dalam kelompok

Desa Gumati Area Outbound Corporate Terbaik kawasan Sentul dekat dengan Ciketing Udik

Tujuan pelatihan Outbound Training

Tujuan utama aktivitas training ini merupakan melatih para partisipan bagi mampu menyesuaikan diri (adaptasi) bersama perkembangan yang ada dengan membentuk sikap professionalisme para kandidat yang didasarkan pada perkembangan dan kemajuan traits (sifat mendasar) dari individu yang meliputi aspek trust, belief, dan komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini.

Dan diharapkan pula kemudian, peserta menyadari bahwa apa yang dilakukan itu menggambarkan bagian tidak terpisahkan dalam kebersamaan dengan rekan-rekannya dalam team… keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan menggambarkan bagian keberhasilan dari organisasi industri , sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit organisasi akan mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan one for all, all for one, yang adalah semboyan out bound Internasional selalu didengung-dengungkan dalam aktivitas oleh operator outbound atau outbound fasel untuk menciptakan sebuah semangat kebersamaan dan kekompakan, bahkan belakangan ini dikembangkan lagi sebuah semboyan baru yang adalah pula semboyan dunia global : ” we are one “ Kita merupakan satu.

Manfaat Outbond Training

  • Membuka pikiran
  • Belajar dari pengalaman
  • Transfer sikap mental, ilmu, praktek dan kemampuan
  • Dilakukan di alam bebas
  • membentuk ketahanan fisik dan mental
  • Sarana untuk meng eksplorasi diri
  • peningkatan diri(kelompok kerja dan pimpinan)
  • Sarana bagi Introspeksi dan kontemplasi diri
  • Proses pengenalan diri
  • Mengasah kecerdasan IES dan menyelaraskan keseimbangan IES(Intelektual, emosi dan spiritual)
  • perubahan karakter
  • Mengenal Tuhan dan Ciptaannya dengan
  • menciptakan ketakwaan dan keimanan
  • Saran penyegaran emosi
  • Terapi trauma
  • Tanggung jawab sosial
  • Penyelesaian masalah individu dan instansi
  • Keharmonisan dan kebahagiaan rumah tangga
  • Menjadi sukses dan bahagia.

Desa Gumati Area Outbound Corporate Terbaik kawasan Sentul dekat dengan Ciketing Udik

Dari Outbound ini secara individu dituntut lebih berani/bernyali, banyak ide, kreatif, pro-aktif, bisa toleransi dan kerjasama bagi satu tujuan. bagi yang menyukai tantangan ini akan sangat menarik dilakukan. Walau bentuk outbound-nya bisa berbeda bersama cara ini.

Misalnya Outbound ala militer. Dari awal sebuah regu harus bisa menjadi Pemenang/juara di antara grup-grup lain. Setiap anggota kelompok harus melewati rintangan-rintangan, mempunyai kondisi fisik yang baik, keberanian/nyali, aktif dan kreatifitas agar regu tersebut menjadi kuat dalam mencapai tujuan.
Dalam persaingannya di antara team-team lain akan diadu. harus mempunyai strategi, taktik dan kerja sama sampai pada akhirnya memenangi sebuat pertempuran di medan perang/persaingan. Taman wisata, salah satunya taman wisata matahari bisa menjadi tempat nyaman untuk anda untuk melakukan aktivitas outbound

Tidak hanya di dalam ruang kelas namun di luar sekolah pun perkembangan anak bisa didapat. Seperti pada halnya kegiatan outbound yaitu kegiatan yang dilakukan di alam terbuka yang melatih anak agar mandiri, bersosialisasi, keterampilan serta kepemimpinan.

Pelatihan Outbound ini merupakan penyegaran jiwa bagi para kandidat setelah sekian waktu bergelut bersama tugas-tugas rutinitas setiap hari. peserta Out Bound Training akan mengalami refreshing 3 in 1, yaitu refreshing yang disertai bersama :
* Berbagai games yang kreatif dan menyenangkan,
* Point plus melalui debrief Value dari setiap games,
* Motivasi dan kesatuan sebagai team.

Desa Gumati Area Outbound Corporate Terbaik kawasan Sentul dekat dengan Ciketing Udik

Penyusunan Kebutuhan training Outbound Training

Untuk menyusun kegiatan (exercise) yang akan Menumbuhkan pengetahuan baru yang diharapkan, seorang penyusun metode pelatihan/provider outbound training harus memahami lebih dahulu kebutuhan pelatihan outbound training yang diinginkan oleh clien. bagi menyusun metode pelatihan, sebuah provider outbound harus melakukan penelitian dulu tentang kebutuhan pelatihan. Sumber informasi kebutuhan training ini dapat dilakukan pada tiga tingkat, yaitu : tingkat organisasi, tingkat pekerjaan, dan tingkat individu kandidat (bernardine & russel, 1998)

Penyusunan kebutuhan pelatihan outbound pada tingkat organisasi dilakukan melalui analisis kebutuhan organisasi. Sebagai contoh, sebuah organisasi/ perusahaan harus dirubah bentuknya dari yang sangat fungsional dan batas antar fungsi (cross functional organization). Selain itu harus pula dilihat budaya organisasi/kerja seperti apa yang harus dibangun. untuk organisasi lintas fungsi seperti ini pula penyusunan kegiatan kerja akan berubah dan menuntut kerja team . Jika hal itu kita lakukan maka kita telah melakukan analisis pada tingkat pekerjaan. Selanjutnya karyawan harus memiliki perilaku baru, yaitu saling percaya dan melihat orang lain sebagai bagian dari sukses dirinya sendiri dan grup nya. Informasi yang seperti ini bisa kita peroleh dengan melakukan analisis tingkat karyawan.

Sebuah provider outbound training dalam menyusun kebutuhan training outbound harus memiliki pemahaman yang cukup tentang prinsip manajemen modern, organisasi modern, budaya organisasi, kepemimpinan dan dinamika regu . Selain itu sebuah lembaga provider outbound training harus memiliki pandangan dan pemahaman tentang kegiatan /permainan/games yang akan digunakan dalam pelatihan. Provider outbound harus tahu jenis permainan tersebut akan mensimulasi perilaku apa saja dalam manajemen.

Desa Gumati Area Outbound Corporate Terbaik kawasan Sentul dekat dengan Ciketing Udik

Penyusunan Urutan aktivitas Outbound

Kesuksesan sebuah aktivitas pelatihan outbound training di alam bebas sangat tergantung pada urutan penyajian aktivitas nya. Urutan penyajian aktivitas ini sangat terkait dengan kesiapan fisik dan suasana emosi partisipan dan keterangsangan emosi peserta training outbound. Bila urutan kegiatan outbound tidak berhasil membuat suasana gembira yang terus meningkat, maka pelatihan akan sangat membosankan dan tidak menarik. Selain itu penyusunan aktivitas outbound harus pula mampu Merangsang perasaan memperoleh tantangan yang semakin meningkat. Kalau aktivitas training outbound dimulai bersama kegiatan (exercise) yang sangat menantang dan penuh kegembiraan, kemudian pada aktivitas berikutnya kualitas tantangan dan kegembiraan menurun, maka training outboundnya kurang sukses.
Berikut contoh urutan kegiatan outbound (pelatihan alam terbuka ) yang baik.

  • Do`a bersama (memohon keselamatan kepada pencipta alam semesta)
  • Stretching/peregangan otot-otot, dimulai dengan lari-lari kecil, senam ringan dan pendinginan/cooling down. aktivitas olahraga ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar otot menjadi lentur , dan tidak terjadi kejang otot ataupun cedera.
  • Ice-breaking/permainan pemecah kebekuan. aktivitas pemecah kebekuan dalam kegiatan outbound tujuannya bagi melakukan penghangatan (warming up) para anggota agar terbentuk rasa persahabatan dan terbentuk suasana yang menyenangkan (rapport)
  • regu building/ membangun grup . Setelah pemecah kebekuan dilakukan barulah dilakukan games-games outbound yang berupa regu building
  • Perenungan/refleksi, dilakukan bagi memproses pengalaman dari kegiatan yang telah dilakukan
  • Penutupan.

Dari sudut pandang filosofis training outbound, pada dasarnya ada dua pendekatan didalam penyusunan urutan kegiatan outbound. Pendekatan pertama berasumsi bahwa pembentukan (team building) harus bermula dari peningkatan diri (personal development). Oleh karena itu urutan kegiatan outbound harus dimulai bersama kegiatan perubahan diri melalui kegiatan tantangan individual (personal challenge). kegiatan peningkatan diri antara lain merupakan permainan di arena tali (high rope), atau panjat dinding (wall climbing).
Tujuan aktivitas ini adalah untuk Merangsang rasa percaya diri dan perasaan mampu (self-efficacy). dengan tumbuhnya sikap positif dalam diri seseorang akan memudahkan orang berinteraksi bersama orang lain dalam sebuah regu . Asumsi lain dari pendekatan ini merupakan untuk menciptakan team yang kokoh dan berkinerja tinggi haruslah dimulai dengan memiliki anggota kelompok yang secara individual cukup tangguh.

Pendekatan kedua berasumsi bahwa pembentukan regu outbound harus didahulukan urutannya, baru kemudian diikuti oleh kegiatan peningkatan diri. Alasannya lebih pada kepentingan untuk menyusun rangsangan emosi, mulai dari kegiatan yang menyenangkan, tidak banyak tantangan, yang kemudian secara gradual dinaikkan tantangannya dengan kegiatan peningkatan diri yang lebih menuntut keberanian. Pengikut aliran kedua ini berasumsi bahwa aktivitas tantangan personal (personal challenge) seperti high rope/airsofgun/rafting/paralayang/wall climbing bila berhasil dilakukan akan menimbulkan perasaan kemenangan (sense of glory) melawan ketakutan yang ada di dalam diri. Perasaan ini akan sangat berkesan untuk kandidat dan biasanya apabila kandidat outbound kembali ketempat kerja, pengetahuan /kenangan berhasil meraih kesuksesan ini berkesan sangat mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *