Eco Edu Tourism Forest” Tempat Outbound Caracter Building Terbaik sekitar Sentul Terdekat dengan

Eco Edu Tourism Forest” Tempat Outbound Caracter Building Terbaik sekitar Sentul Terdekat dengan

Apa itu Outbound Training

Punya kecenderungan jalan-jalan ke alam terbuka ? Bersyukurlah jika anda merupakan orang yang punya kesukaan seru ini. Bersahabat dengan alam ternyata dapat menjadi tes psikologi yang mempan bagi seseorang. Dewasa ini, kegiatan belajar dengan alam bebas popoler ditawarkan. Pergilah keluar rumah, ke alam bebas . Rasakan macam mana selagi kita berinteraksi baik bersama alam sekitar maupun sesama manusia, kita bisa mengambil banyak pengalaman dan pelajaran berharga. Sebuah pengalaman yang akan diterapkan sebagai pikiran belajar dan membuka diri sendiri. pikiran inilah yang dianggap mampu bagi merangsang banyak aktivitas kita sehari-hari.

Belakangan bila kamu jeli, ternyata tidak hanya dunia pendidikan saja yang mencoba untuk memanfaatkan nya dalam kurikulum pembelajarannya, tapi juga banyak instansi yang tertarik untuk mencoba desain belajar ke alam terbuka . Tingginya permintaan akan model pelatihan ini berakibat banyak bermunculan fasilitator outbound baru. Lambat laun karena tidak semua operator mengerti dan paham secara jelas mengenai Outbound training akhirnya masyarakat awam terlanjur rancu dengan istilah outbound training. Banyak penyedia jasa maupun pengguna jasa berbasis kegiatan tali-temali (ropes course) menyebut kegiatan nya sebagai outbound training. Sementara itu, banyak pula yang menyebut aktivitas rekreasi (outing) dengan outbound, hanya karena beberapa jenis permainan yang biasa digunakan dalam training berbasis aktivitas di alam bebas (outdoor-based) dimainkan pada acara itu. Di lain pihak, ada yang menyebut training ini berbasis aktivitas di alam terbuka sebagai outbound training.

Outbound training menggambarkan jenis latihan di alam terbuka (outdoor) bagi peningkatan diri (self development) yang disimulasi melalui permainan-permainan edukatif (educative game) baik secara individual maupun team dengan tujuan bagi menaikkan motivasi, kepercayaan diri, berpikir kreatif, rasa kebersamaan, tanggung jawab, komunikasi, rasa saling percaya, dll. Training dalam Outbound dapat diikuti oleh semua kalangan dan semua usia dari anak-anak sampai dewasa. Setiap game outbound mempunyai tujuan-tujuan yang disesuaikan seperti : kelompok building, communication skills, problem solving motivating, challages, dll

|

Eco Edu Tourism Forest” Tempat Outbound Caracter Building Terbaik sekitar Sentul Terdekat dengan

Objektif pelatihan Outbound Training

  1. Menanamkan nilai nilai kerja dalam regu kerja yang selalu mengarah pada pencapaian standard kerja yang prima.
  2. Mengembangkan budaya kerja yang dilandasi semangat mengahargai kolektifitas team kerja daripada sikap individualitas melalui pengembangan sikap antara lain berani mengungkapkan perspektif dan opini bersama cara yang memberikan respek terhadap pandangan orang lain; mendorong motivasi kerja dirinya maupun rekan kerjanya, dll.
  3. Membentuk keterampilan individu dalam memeberdayakan (empowered) anggota kelompok kerjanya serta keterampilan dalam menciptakan iklim kerja yang nyaman dan kondusif

Management Outbound Training merupakan suatu bentuk atau desain pelatihan di alam bebas (outdoor) bersama penekanan pada pengembangan kemampuan di bidang manajemen organisasi dan peningkatan diri (personal development) yang didesain khusus bagi meninggikan kemampuan softskill karyawan instansi yang disimulasikan melalui permainan-permainan yang secara langsung bisa dirasakan oleh kandidat bersama tujuan bagi membentuk motivasi dan kepercayaan diri (personal development), berpikir kreatif (inovasi), rasa kebersamaan dan saling percaya (trust) serta penyegaran dan memecahkan kekakuan birokrasi.

Metode ini bertujuan membentuk insan perusahaan yang memiliki integritas, loyalitas, dan menegakkan prinsip-prinsip organisasi dengan menitik beratkan pada learning process yang disampaikan melalui aktifitas-aktifitas ringan dan menyenangkan yang adalah miniatur dari kehidupan sehari-hari.

Tema yang bisa dikembangkan antara lain : CHANGE, team Building, grup Work, Motivasi, Leadership, Personal Development dll.

Team Building
Dalam proses ini setiap kandidat dituntut bagi lebih mengenai seluruh komponen yang terlibat, memecahkan kekakuan birokrasi, kebekuan komunikasi dan wawasan tentang kekuatan dan kelemahan serta kesatuan individu, selain itu anggota team harus memiliki sikap saling ketergantungan.

Team Work
Metode ini menekankan pada peningkatan kemampuan kinerja kelompok yang didasari oleh komitmen pribadi anggopta team mengenai elemen-elemen yang mendasari kerja grup yang efektif seperti saling membagi peranan dan pengorbanan, saling menghargai, komunitas terbuka dan komitmen, sehingga akan terbangun suatu ikatan kebersaman yang mampu membangkitkan semangat kerja kelompok (team spirit) yang pada akhirnya mampu meninggikan kinerja kerja.

Leadership & Empowerment
Peserta management outbound mengeksplorasi karakter-karakter seorang pemimpin seperti halnya komitmen, visi, kemampuan mendegar secara aktif dan suri tauladan. Mereka dapat mengalami karakter-karakter ini secara nyata sehingga dapat memadukan kompetensi individual dan memberdayakan sehingga memberikan partisipasi untuk pencapaian suatu tujuan.

Personal Development
program ini menekankan pada peningkatan seseorang sebagai pribadi yang utuh. Setiap kandidat dituntut bagi memiliki komitmen untuk pertumbuhan dan optimalisasi kemajuan diri agar lebih asertif, proaktif dan bertanggung jawab. Keberanian bagi mengambil resiko dalam menjalani tantangan pribadi untuk menggapai kemenangan.

Strategic Planning
Mencapai hasil yang optimal dari setiap aktivitas baik secara individual maupun organisasional merupakan tidak mungkin tanpa terlebih dahulu memikirkan siasat perencanaan. Perencanaan akan mendeskripsikan pencapaian sebuah kegiatan . program Outbound Surabaya ini mengajak setiap peserta untuk mencoba, berlatih dan menyusun perencanaan misi berdasarkan setiap visi yang ditentukan oleh individu maupun organisasi.

Materi metode Outbound Training :

  • Peran individu dalam team
  • Prinsip nilai kerja team
  • Effective teamwork
  • Communication Skill
  • Kepemimpinan dalam grup

OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING

Mempunyai sequence cara management outbound yang customized dimana selalu mengacu pada kemajuan anggota ( dinamika grup ) selama pelatihan berlangsung. Secara umum metode ini memiliki 3 (tiga) sequence yang berbeda penekanannya, yaitu :

INDOOR SESSION
Sesi ini difokuskan bagi Menciptakan wawasan dan pengetahuan peserta tentang pentingnya membangun dan Membangun kerja sama dalam suatau unit kerja maupun antar unit kerjasecara sinergis dengan mengacu kepada pergeseran peradigma yang digunakan dalam lingkungan bisnis. Juga untuk mengeksplor perilaku perilaku positif yang dibutuhkan dalam kerja sama sebuah team yang efektif.

OUTDOOR SESSION
Sesi ini untuk menguji dan Membangun sinergi regu kerja, menetapkan tujuan dan sasaran yang akan dicapai oleh kelompok kerja serta selalu dirangsang dan ditantang untuk selalu berubah kearah yang lebih tinggi, sehingga menantang munculnya inovasi dan kreativitas anggota grup kerja melalui penugasan penugasan dilapangan melalui jalan permainan team yang bersifat kerjasama antar individu, dan pemecahan masalah bersama.

PROCESSING FEEDBACK SESSION
Processing Feedback session ini adalah fondasi dari keseluruhan sistem dan mencermintkan sifat umpan balik yang dibutuhkan dalam Membentuk sumber daya setiap individu dalam merefleksikan kekuatan dan kelemahannya didalam berinteraksi dalam grup .

Cara ini dianggap efektif dan efisien dalam menyembarkan kebiasaan – kebiasaan yang baik maupun pandangan yang baru. focus dari sesi ini merupakan memberikan feedback yang reliable kepada partisipan berdasarkan dinamika grup khususnya mengenai sikap (attitude) dan perilaku ( behavior ) para partisipan sebagaui anggota grup kerja.

Dan diharapkan pula kemudian, partisipan menyadari bahwa apa yang dilakukan itu merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kebersamaan bersama rekan-rekannya dalam team… keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan adalah bagian keberhasilan dari organisasi perusahaan , sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit organisasi akan mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan one for all, all for one, yang adalah semboyan out bound Internasional selalu didengung-dengungkan dalam aktivitas oleh operator outbound atau outbound operator untuk menciptakan sebuah semangat kebersamaan dan kekompakan, bahkan belakangan ini dikembangkan lagi sebuah semboyan baru yang merupakan pula semboyan dunia global : ” we are one “ Kita merupakan satu.

Manfaat Outbond Training

  • Membuka pikiran
  • Belajar dari pengetahuan
  • Transfer sikap mental, ilmu, praktek dan kemampuan
  • Dilakukan di alam bebas
  • membentuk ketahanan fisik dan mental
  • Sarana bagi meng eksplorasi diri
  • pengembangan diri(team kerja dan pimpinan)
  • Sarana untuk Introspeksi dan kontemplasi diri
  • Proses pengenalan diri
  • Mengasah kecerdasan IES dan menyelaraskan keseimbangan IES(Intelektual, emosi dan spiritual)
  • perubahan karakter
  • Mengenal Tuhan dan Ciptaannya bersama
  • menambah ketakwaan dan keimanan
  • Saran penyegaran emosi
  • Terapi trauma
  • Tanggung jawab sosial
  • Penyelesaian masalah individu dan industri
  • Keharmonisan dan kebahagiaan rumah tangga
  • Menjadi sukses dan bahagia.

Eco Edu Tourism Forest” Tempat Outbound Caracter Building Terbaik sekitar Sentul Terdekat dengan

Penyusunan Kebutuhan pelatihan Outbound Training

Untuk menyusun kegiatan (exercise) yang akan Mendorong pengalaman baru yang diharapkan, seorang penyusun desain pelatihan/provider outbound training harus memahami lebih dahulu kebutuhan training outbound training yang diinginkan oleh clien. untuk menyusun teknik pelatihan, sebuah provider outbound harus melakukan penelitian dulu tentang kebutuhan pelatihan. Sumber informasi kebutuhan training ini dapat dilakukan pada tiga tingkat, yaitu : tingkat organisasi, tingkat pekerjaan, dan tingkat individu peserta (bernardine & russel, 1998)

Penyusunan kebutuhan training outbound pada tingkat organisasi dilakukan melalui analisis kebutuhan organisasi. Sebagai contoh, sebuah organisasi/ perusahaan harus dirubah bentuknya dari yang sangat fungsional dan batas antar fungsi (cross functional organization). Selain itu harus pula dilihat budaya organisasi/kerja seperti apa yang harus dibangun. bagi organisasi lintas fungsi seperti ini pula penyusunan aktivitas kerja akan berubah dan menuntut kerja team . Jika hal itu kita lakukan maka kita telah melakukan analisis pada tingkat pekerjaan. Selanjutnya karyawan harus memiliki perilaku baru, yaitu saling percaya dan melihat orang lain sebagai bagian dari sukses dirinya sendiri dan team nya. Informasi yang seperti ini bisa kita peroleh bersama melakukan analisis tingkat karyawan.

Sebuah provider outbound training dalam menyusun kebutuhan training outbound harus memiliki pandangan yang cukup tentang prinsip manajemen modern, organisasi modern, budaya organisasi, kepemimpinan dan dinamika team . Selain itu sebuah lembaga provider outbound training harus memiliki pandangan dan pemahaman tentang aktivitas /permainan/games yang akan digunakan dalam pelatihan. Provider outbound harus tahu jenis permainan tersebut akan mensimulasi perilaku apa saja dalam manajemen.

Eco Edu Tourism Forest” Tempat Outbound Caracter Building Terbaik sekitar Sentul Terdekat dengan

Penyusunan Urutan kegiatan Outbound

Kesuksesan sebuah kegiatan pelatihan outbound training di alam terbuka sangat tergantung pada urutan penyajian aktivitas nya. Urutan penyajian aktivitas ini sangat terkait dengan kesiapan fisik dan suasana emosi peserta dan keterangsangan emosi kandidat training outbound. Bila urutan kegiatan outbound tidak berhasil membuat suasana gembira yang terus meningkat, maka training akan sangat membosankan dan tidak menarik. Selain itu penyusunan aktivitas outbound harus pula mampu Mendorong perasaan memperoleh tantangan yang semakin meningkat. Kalau aktivitas training outbound dimulai dengan aktivitas (exercise) yang sangat menantang dan penuh kegembiraan, kemudian pada aktivitas berikutnya kualitas tantangan dan kegembiraan menurun, maka pelatihan outboundnya kurang sukses.
Berikut contoh urutan aktivitas outbound (pelatihan alam bebas ) yang baik.

  • Do`a bersama (memohon keselamatan kepada pencipta alam semesta)
  • Stretching/peregangan otot-otot, dimulai dengan lari-lari kecil, senam ringan dan pendinginan/cooling down. kegiatan olahraga ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar otot menjadi lentur , dan tidak terjadi kejang otot ataupun cedera.
  • Ice-breaking/permainan pemecah kebekuan. aktivitas pemecah kebekuan dalam kegiatan outbound tujuannya untuk melakukan penghangatan (warming up) para peserta agar terbentuk rasa persahabatan dan terbentuk suasana yang menyenangkan (rapport)
  • regu building/ menciptakan regu . Setelah pemecah kebekuan dilakukan barulah dilakukan games-games outbound yang berupa kelompok building
  • Perenungan/refleksi, dilakukan bagi memproses pengalaman dari aktivitas yang telah dilakukan
  • Penutupan.

Dari sudut pandang filosofis training outbound, pada dasarnya ada dua pendekatan didalam penyusunan urutan aktivitas outbound. Pendekatan pertama berasumsi bahwa perubahan (team building) harus bermula dari peningkatan diri (personal development). Oleh karena itu urutan aktivitas outbound harus dimulai dengan aktivitas pembentukan diri melalui kegiatan tantangan individual (personal challenge). kegiatan pengembangan diri antara lain adalah permainan di arena tali (high rope), atau panjat dinding (wall climbing).
Tujuan aktivitas ini adalah bagi Meningkatkan rasa percaya diri dan perasaan mampu (self-efficacy). dengan tumbuhnya sikap positif dalam diri seseorang akan memudahkan orang berinteraksi bersama orang lain dalam sebuah regu . Asumsi lain dari pendekatan ini adalah untuk membangun kelompok yang kokoh dan berkinerja tinggi haruslah dimulai bersama memiliki anggota grup yang secara individual cukup tangguh.

Pendekatan kedua berasumsi bahwa pembentukan regu outbound harus didahulukan urutannya, baru kemudian diikuti oleh aktivitas pengembangan diri. Alasannya lebih pada kepentingan bagi menyusun rangsangan emosi, mulai dari aktivitas yang menyenangkan, tidak banyak tantangan, yang kemudian secara gradual dinaikkan tantangannya bersama aktivitas pengembangan diri yang lebih menuntut keberanian. Pengikut aliran kedua ini berasumsi bahwa aktivitas tantangan personal (personal challenge) seperti high rope/airsofgun/rafting/paralayang/wall climbing bila berhasil dilakukan akan menimbulkan perasaan kemenangan (sense of glory) melawan ketakutan yang ada di dalam diri. Perasaan ini akan sangat berkesan untuk kandidat dan biasanya apabila kandidat outbound kembali ketempat kerja, pengalaman /kenangan berhasil meraih kesuksesan ini berkesan sangat mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *