Taman Budaya Lokasi Outbound Sekolah wilayah Sentul Terdekat dengan Munjul

|

Taman Budaya Lokasi Outbound Sekolah wilayah Sentul Terdekat dengan Munjul

Objektif pelatihan Outbound Training

  1. Membina nilai nilai kerja dalam regu kerja yang selalu mengarah pada pencapaian standard kerja yang prima.
  2. Menciptakan budaya kerja yang dilandasi semangat mengahargai kolektifitas grup kerja daripada sikap individualitas melalui pengembangan sikap antara lain berani mengungkapkan perspektif dan opini dengan cara yang memberikan respek terhadap pandangan orang lain; mendorong motivasi kerja dirinya maupun rekan kerjanya, dll.
  3. Menciptakan keterampilan individu dalam memeberdayakan (empowered) anggota team kerjanya serta keterampilan dalam menciptakan iklim kerja yang nyaman dan kondusif

Management Outbound Training merupakan suatu bentuk atau program pelatihan di alam bebas (outdoor) bersama penekanan pada pengembangan kemampuan di bidang manajemen organisasi dan pengembangan diri (personal development) yang didesain khusus bagi membangun kemampuan softskill karyawan instansi yang disimulasikan melalui permainan-permainan yang secara langsung bisa dirasakan oleh partisipan bersama tujuan untuk menaikkan motivasi dan kepercayaan diri (personal development), berpikir kreatif (inovasi), rasa kebersamaan dan saling percaya (trust) serta penyegaran dan memecahkan kekakuan birokrasi.

Sistem ini bertujuan membentuk insan industri yang memiliki integritas, loyalitas, dan menegakkan prinsip-prinsip organisasi bersama menitik beratkan pada learning process yang disampaikan melalui aktifitas-aktifitas ringan dan menyenangkan yang merupakan miniatur dari kehidupan sehari-hari.

Tema yang bisa dikembangkan antara lain : CHANGE, team Building, kelompok Work, Motivasi, Leadership, Personal Development dll.

Team Building
Dalam cara ini setiap kandidat dituntut untuk lebih mengenai seluruh komponen yang terlibat, memecahkan kekakuan birokrasi, kebekuan komunikasi dan pandangan tentang kekuatan dan kelemahan serta kesatuan individu, selain itu anggota team harus memiliki sikap saling ketergantungan.

Team Work
Program ini menekankan pada peningkatan kemampuan kinerja regu yang didasari oleh komitmen pribadi anggopta grup mengenai elemen-elemen yang mendasari kerja kelompok yang efektif seperti saling membagi peranan dan pengorbanan, saling menghargai, komunitas terbuka dan komitmen, sehingga akan terbangun suatu ikatan kebersaman yang mampu membangkitkan semangat kerja grup (team spirit) yang pada akhirnya mampu membangun kinerja kerja.

Leadership & Empowerment
Peserta management outbound mengeksplorasi karakter-karakter seorang pemimpin seperti halnya komitmen, visi, kemampuan mendegar secara aktif dan suri tauladan. Mereka dapat mengalami karakter-karakter ini secara nyata sehingga dapat memadukan kompetensi individual dan memberdayakan sehingga memberikan kontribusi bagi pencapaian suatu tujuan.

Personal Development
proses ini menekankan pada peningkatan seseorang sebagai pribadi yang utuh. Setiap anggota dituntut bagi memiliki komitmen untuk pertumbuhan dan optimalisasi perubahan diri agar lebih asertif, proaktif dan bertanggung jawab. Keberanian untuk mengambil resiko dalam menjalani tantangan pribadi bagi menggapai kemenangan.

Strategic Planning
Mencapai hasil yang optimal dari setiap aktivitas baik secara individual maupun organisasional merupakan tidak mungkin tanpa terlebih dahulu memikirkan rencana perencanaan. Perencanaan akan melukiskan pencapaian sebuah aktivitas . metode Outbound Surabaya ini mengajak setiap kandidat bagi mencoba, berlatih dan menyusun perencanaan misi berdasarkan setiap visi yang ditentukan oleh individu maupun organisasi.

Materi metode Outbound Training :

  • Peran individu dalam grup
  • Prinsip nilai kerja grup
  • Effective teamwork
  • Communication Skill
  • Kepemimpinan dalam team

Taman Budaya Lokasi Outbound Sekolah wilayah Sentul Terdekat dengan Munjul

Tujuan training Outbound Training

Tujuan utama aktivitas pelatihan ini merupakan melatih para kandidat bagi mampu menyesuaikan diri (adaptasi) dengan kemajuan yang ada bersama membentuk sikap professionalisme para peserta yang didasarkan pada kemajuan dan kemajuan traits (sifat mendasar) dari individu yang meliputi aspek trust, belief, dan komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini.

Dan diharapkan pula kemudian, kandidat menyadari bahwa apa yang dilakukan itu adalah bagian tidak terpisahkan dalam kebersamaan bersama rekan-rekannya dalam team… keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan adalah bagian keberhasilan dari organisasi perusahaan , sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit organisasi akan mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan one for all, all for one, yang merupakan semboyan out bound Internasional selalu didengung-dengungkan dalam aktivitas oleh fasilitator outbound atau outbound fasel bagi membentuk sebuah semangat kebersamaan dan kekompakan, bahkan belakangan ini dikembangkan lagi sebuah semboyan baru yang menggambarkan pula semboyan dunia global : ” we are one “ Kita merupakan satu.

Manfaat Outbond Training

  • Membuka pikiran
  • Belajar dari pengalaman
  • Transfer sikap mental, ilmu, praktek dan kemampuan
  • Dilakukan di alam bebas
  • mengembangkan ketahanan fisik dan mental
  • Sarana untuk meng eksplorasi diri
  • peningkatan diri(kelompok kerja dan pimpinan)
  • Sarana untuk Introspeksi dan kontemplasi diri
  • Proses pengenalan diri
  • Mengasah kecerdasan IES dan menyelaraskan keseimbangan IES(Intelektual, emosi dan spiritual)
  • perubahan karakter
  • Mengenal Tuhan dan Ciptaannya dengan
  • menambah ketakwaan dan keimanan
  • Saran penyegaran emosi
  • Terapi trauma
  • Tanggung jawab sosial
  • Penyelesaian masalah individu dan industri
  • Keharmonisan dan kebahagiaan rumah tangga
  • Menjadi sukses dan bahagia.

Taman Budaya Lokasi Outbound Sekolah wilayah Sentul Terdekat dengan Munjul

Dari Outbound ini secara individu dituntut lebih berani/bernyali, banyak ide, kreatif, pro-aktif, bisa toleransi dan kerjasama untuk satu tujuan. bagi yang menyukai tantangan ini akan sangat menarik dilakukan. Walau bentuk outbound-nya bisa berbeda bersama cara ini.

Misalnya Outbound ala militer. Dari awal sebuah regu harus bisa menjadi Pemenang/juara di antara kelompok-kelompok lain. Setiap anggota kelompok harus melewati rintangan-rintangan, mempunyai kondisi fisik yang baik, keberanian/nyali, aktif dan kreatifitas agar grup tersebut menjadi kuat dalam mencapai tujuan.
Dalam persaingannya di antara team-team lain akan diadu. harus mempunyai strategi, taktik dan kerja sama sampai pada akhirnya memenangi sebuat pertempuran di medan perang/persaingan. Taman wisata, salah satunya taman wisata matahari bisa menjadi tempat nyaman bagi kamu bagi melakukan aktivitas outbound

Tidak hanya di dalam ruang kelas namun di luar sekolah pun kemajuan anak bisa didapat. Seperti pada halnya kegiatan outbound yaitu aktivitas yang dilakukan di alam terbuka yang melatih anak agar mandiri, bersosialisasi, keterampilan serta kepemimpinan.

Pelatihan Outbound ini merupakan penyegaran jiwa untuk para anggota setelah sekian waktu bergelut dengan tugas-tugas rutinitas setiap hari. kandidat Out Bound Training akan mengalami refreshing 3 in 1, yaitu refreshing yang disertai dengan :
* Berbagai games yang kreatif dan menyenangkan,
* Point plus melalui debrief Value dari setiap games,
* Motivasi dan kesatuan sebagai team.

Taman Budaya Lokasi Outbound Sekolah wilayah Sentul Terdekat dengan Munjul

Kebersamaan dalam metode training Out Bound ini akan memberi motivasi dan keharmonisan hubungan bagi setiap peserta, sehingga anggota akan kembali ke pekerjaan bersama suasana baru yang lebih antusias dan produktif.

Outbound Training grup building ini akan mens regu ulasi setiap anggota dalam memiliki motivasi tinggi bagi membangun sebuah team. peserta Outbound Training akan mendapat pemahaman macam mana proses dan respon yang harus diambil dalam mewujudkan ‘The Dream Team’. Melalui Out Bound Training regu building ini partisipan akan menyadari betapa dahsyat dan luar biasa kekuatan sebuah grup yang solid dan antusias! Mereka akan memahami bahwa perbedaan yang menjadi potensi bagi munculnya suatu konflik, ternyata dapat dikelola dan diubah menjadi suatu sinergi aset kekayaan team .

Pengertian Outbound dan Outing
Pada umumnya setiap orang menganggap bahwa permainan/ aktivitas bersama tujuan penyegaran yang lakukan diluar ruangan itu disebut outbound, sebenarnya itu beda antara Outbound dan outing. lebih jelasnya kita bahas satu persatu dahulu.

Outbound

Pengertian outbound sebenarnya adalah setiap permainan/ kegiatan yang dapat memberi perkembangan karakter menjadi lebih baik/positif. misalnya bagi menambah kualitas kerja karyawan, pabrik atau instansi melaksanakan outbound untuk karyawanya bersama tujuan bagi membangun daya kreatifitas, jiwa kepemimpinan, kerjasama grup , ketelitian, kedisiplinan dan lain-lain. Sekarang banyak penyedia layanan/operator outbound

Pada pelaksanaan outbound games harus ada nilai utama (main set) yang harus dicapai misalnya karyawan pabrik tidak tetip waktu , maka goalnya outbound ini pada Kedisiplinan dan nilai yang lainya sebagai nilai pendukung dan harus relevan (saling berkaitan).

Outing

Pengertian outing hampir sama bersama outbound games, namun pada intinya merupakan untuk penyegaran atau refreshing, tanpa ada maksud bagi merubah karakter. 100% rekreasi.

Pelaksanaan

Pelaksanaan outbound game dan outing itu sama apaun jenis permainanya bagaimanapun cara melakukanya, hanya yang membedakan merupakan pada setting utama (main set)-nya. Lokasi outbound biasanya disetting semaksimal mungkin sesuai bersama tujuan kegiatan .

Jenis permainan

Permainan dalam Outbound game atau outing di untuk dalam beberapa jenis, antara lain:

  • Game strategy
  • Game brain
  • Fun game
  • Ice breaking

Taman Budaya Lokasi Outbound Sekolah wilayah Sentul Terdekat dengan Munjul

Penyusunan Kebutuhan pelatihan Outbound Training

Untuk menyusun aktivitas (exercise) yang akan Merangsang pengetahuan baru yang diharapkan, seorang penyusun sistem pelatihan/provider outbound training harus memahami lebih dahulu kebutuhan training outbound training yang diinginkan oleh clien. untuk menyusun cara pelatihan, sebuah provider outbound harus melakukan penelitian dulu tentang kebutuhan pelatihan. Sumber informasi kebutuhan training ini dapat dilakukan pada tiga tingkat, yaitu : tingkat organisasi, tingkat pekerjaan, dan tingkat individu anggota (bernardine & russel, 1998)

Penyusunan kebutuhan pelatihan outbound pada tingkat organisasi dilakukan melalui analisis kebutuhan organisasi. Sebagai contoh, sebuah organisasi/ perusahaan harus dirubah bentuknya dari yang sangat fungsional dan batas antar fungsi (cross functional organization). Selain itu harus pula dilihat budaya organisasi/kerja seperti apa yang harus dibangun. bagi organisasi lintas fungsi seperti ini pula penyusunan aktivitas kerja akan berubah dan menuntut kerja kelompok . Jika hal itu kita lakukan maka kita telah melakukan analisis pada tingkat pekerjaan. Selanjutnya karyawan harus memiliki perilaku baru, yaitu saling percaya dan melihat orang lain sebagai bagian dari sukses dirinya sendiri dan team nya. Informasi yang seperti ini bisa kita peroleh dengan melakukan analisis tingkat karyawan.

Sebuah provider outbound training dalam menyusun kebutuhan pelatihan outbound harus memiliki wawasan yang cukup tentang prinsip manajemen modern, organisasi modern, budaya organisasi, kepemimpinan dan dinamika grup . Selain itu sebuah lembaga provider outbound training harus memiliki pemahaman dan pemahaman tentang aktivitas /permainan/games yang akan digunakan dalam pelatihan. Provider outbound harus tahu jenis permainan tersebut akan mensimulasi perilaku apa saja dalam manajemen.

Taman Budaya Lokasi Outbound Sekolah wilayah Sentul Terdekat dengan Munjul

Penyusunan Urutan aktivitas Outbound

Kesuksesan sebuah kegiatan pelatihan outbound training di alam bebas sangat tergantung pada urutan penyajian aktivitas nya. Urutan penyajian aktivitas ini sangat terkait bersama kesiapan fisik dan suasana emosi anggota dan keterangsangan emosi kandidat pelatihan outbound. Bila urutan kegiatan outbound tidak berhasil membuat suasana gembira yang terus meningkat, maka training akan sangat membosankan dan tidak menarik. Selain itu penyusunan kegiatan outbound harus pula mampu Mendorong perasaan memperoleh tantangan yang semakin meningkat. Kalau kegiatan pelatihan outbound dimulai dengan aktivitas (exercise) yang sangat menantang dan penuh kegembiraan, kemudian pada kegiatan berikutnya kualitas tantangan dan kegembiraan menurun, maka pelatihan outboundnya kurang sukses.
Berikut contoh urutan aktivitas outbound (pelatihan alam terbuka ) yang baik.

  • Do`a bersama (memohon keselamatan kepada pencipta alam semesta)
  • Stretching/peregangan otot-otot, dimulai dengan lari-lari kecil, senam ringan dan pendinginan/cooling down. aktivitas olahraga ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar otot menjadi lentur , dan tidak terjadi kejang otot ataupun cedera.
  • Ice-breaking/permainan pemecah kebekuan. aktivitas pemecah kebekuan dalam kegiatan outbound tujuannya untuk melakukan penghangatan (warming up) para partisipan agar terbentuk rasa persahabatan dan terbentuk suasana yang menyenangkan (rapport)
  • grup building/ membangun regu . Setelah pemecah kebekuan dilakukan barulah dilakukan games-games outbound yang berupa team building
  • Perenungan/refleksi, dilakukan untuk memproses pengetahuan dari aktivitas yang telah dilakukan
  • Penutupan.

Dari sudut pandang filosofis pelatihan outbound, pada dasarnya ada dua pendekatan didalam penyusunan urutan aktivitas outbound. Pendekatan pertama berasumsi bahwa pembentukan (team building) harus bermula dari pengembangan diri (personal development). Oleh karena itu urutan kegiatan outbound harus dimulai dengan kegiatan pembentukan diri melalui kegiatan tantangan individual (personal challenge). kegiatan peningkatan diri antara lain merupakan permainan di arena tali (high rope), atau panjat dinding (wall climbing).
Tujuan aktivitas ini merupakan bagi Membina rasa percaya diri dan perasaan mampu (self-efficacy). dengan tumbuhnya sikap positif dalam diri seseorang akan memudahkan orang berinteraksi dengan orang lain dalam sebuah grup . Asumsi lain dari pendekatan ini merupakan untuk membuat grup yang kokoh dan berkinerja tinggi haruslah dimulai dengan memiliki anggota regu yang secara individual cukup tangguh.

Pendekatan kedua berasumsi bahwa pembentukan regu outbound harus didahulukan urutannya, baru kemudian diikuti oleh aktivitas pengembangan diri. Alasannya lebih pada kepentingan bagi menyusun rangsangan emosi, mulai dari aktivitas yang menyenangkan, tidak banyak tantangan, yang kemudian secara gradual dinaikkan tantangannya dengan kegiatan peningkatan diri yang lebih menuntut keberanian. Pengikut aliran kedua ini berasumsi bahwa kegiatan tantangan personal (personal challenge) seperti high rope/airsofgun/rafting/paralayang/wall climbing bila berhasil dilakukan akan menimbulkan perasaan kemenangan (sense of glory) melawan ketakutan yang ada di dalam diri. Perasaan ini akan sangat berkesan bagi partisipan dan biasanya apabila partisipan outbound kembali ketempat kerja, pengetahuan /kenangan berhasil meraih kesuksesan ini berkesan sangat mendalam.

2019-01-22T03:32:44+00:00

Leave A Comment

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.