Lebih jauh Wien memaparkan bahwa kegiatan EL itu tak terbatas belajar di alam terbuka . ”Cakupannya bisa dari bercocok tanam sampai ke conflict resolution. Dari assessment (psikologis) sampai ke perubahan remaja. Dari skill training sampai ke model-model teori.” Malahan sebagian besar orang menyebut bahwa semua jenis pendidikan adalah EL.
Yah… memang dengan banyak bermunculannya pendapat dari banyak orang mengenai apa itu sebenarnya Outbound Training. Agar tidak terjadi kesimpang siuran mengenai informasi ini ,maka ada baiknya disimak apa itu pengertian Outbound Training dari seorang pakar Psikologi yang lebih sering dikenal sebagai “Professor” Outboundnya Indonesia yaitu Prof. Dr. Djamaludin Ancok menurut beliau outbound training adalah salah satu bentuk aktivitas yang paling efektif untuk menaikkan motivasi dan kreativitas merupakan pembentukan kerja sama grup yang dilakukan melalui outbond training di alam terbuka .

|

Tempat Outbound Teambuilding Terbaik di Sentul cocok di Bumi Cikeas

Objektif training Outbound Training

  1. Meningkatkan nilai nilai kerja dalam regu kerja yang selalu mengarah pada pencapaian standard kerja yang prima.
  2. Membentuk budaya kerja yang dilandasi semangat mengahargai kolektifitas grup kerja daripada sikap individualitas melalui peningkatan sikap antara lain berani mengungkapkan perspektif dan opini bersama cara yang memberikan respek terhadap pandangan orang lain; mendorong motivasi kerja dirinya maupun rekan kerjanya, dll.
  3. Membangun keterampilan individu dalam memeberdayakan (empowered) anggota kelompok kerjanya serta keterampilan dalam menciptakan iklim kerja yang nyaman dan kondusif

Management Outbound Training merupakan suatu bentuk atau teknik training di alam terbuka (outdoor) bersama penekanan pada pengembangan kemampuan di bidang manajemen organisasi dan pengembangan diri (personal development) yang didesain khusus untuk menaikkan kemampuan softskill karyawan perusahaan yang disimulasikan melalui permainan-permainan yang secara langsung bisa dirasakan oleh peserta bersama tujuan bagi meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri (personal development), berpikir kreatif (inovasi), rasa kebersamaan dan saling percaya (trust) serta penyegaran dan memecahkan kekakuan birokrasi.

Sistem ini bertujuan membuat insan industri yang memiliki integritas, loyalitas, dan menegakkan prinsip-prinsip organisasi bersama menitik beratkan pada learning process yang disampaikan melalui aktifitas-aktifitas ringan dan menyenangkan yang merupakan miniatur dari kehidupan sehari-hari.

Tema yang bisa dikembangkan antara lain : CHANGE, grup Building, kelompok Work, Motivasi, Leadership, Personal Development dll.

Team Building
Dalam sistem ini setiap peserta dituntut bagi lebih mengenai seluruh komponen yang terlibat, memecahkan kekakuan birokrasi, kebekuan komunikasi dan pandangan tentang kekuatan dan kelemahan serta kesatuan individu, selain itu anggota team harus memiliki sikap saling ketergantungan.

Team Work
Metode ini menekankan pada peningkatan kemampuan kinerja grup yang didasari oleh komitmen pribadi anggopta team mengenai elemen-elemen yang mendasari kerja team yang efektif seperti saling membagi peranan dan pengorbanan, saling menghargai, komunitas bebas dan komitmen, sehingga akan terbangun suatu ikatan kebersaman yang mampu membangkitkan semangat kerja team (team spirit) yang pada akhirnya mampu mengembangkan kinerja kerja.

Leadership & Empowerment
Peserta management outbound mengeksplorasi karakter-karakter seorang pemimpin seperti halnya komitmen, visi, kemampuan mendegar secara aktif dan suri tauladan. Mereka dapat mengalami karakter-karakter ini secara nyata sehingga dapat memadukan kompetensi individual dan memberdayakan sehingga memberikan kontribusi bagi pencapaian suatu tujuan.

Personal Development
teknik ini menekankan pada pengembangan seseorang sebagai pribadi yang utuh. Setiap kandidat dituntut bagi memiliki komitmen bagi pertumbuhan dan optimalisasi kemajuan diri agar lebih asertif, proaktif dan bertanggung jawab. Keberanian untuk mengambil resiko dalam menjalani tantangan pribadi untuk menggapai kemenangan.

Strategic Planning
Mencapai hasil yang optimal dari setiap aktivitas baik secara individual maupun organisasional adalah tidak mungkin tanpa terlebih dahulu memikirkan strategi perencanaan. Perencanaan akan melukiskan pencapaian sebuah aktivitas . desain Outbound Surabaya ini mengajak setiap kandidat untuk mencoba, berlatih dan menyusun perencanaan misi berdasarkan setiap visi yang ditentukan oleh individu maupun organisasi.

Materi proses Outbound Training :

  • Peran individu dalam kelompok
  • Prinsip nilai kerja kelompok
  • Effective teamwork
  • Communication Skill
  • Kepemimpinan dalam kelompok

Tempat Outbound Teambuilding Terbaik di Sentul cocok di Bumi Cikeas

Tujuan pelatihan Outbound Training

Tujuan utama kegiatan pelatihan ini adalah melatih para peserta bagi mampu menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perkembangan yang ada dengan membentuk sikap professionalisme para partisipan yang didasarkan pada perubahan dan perubahan traits (sifat mendasar) dari individu yang meliputi aspek trust, belief, dan komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini.

Dan diharapkan pula kemudian, partisipan menyadari bahwa apa yang dilakukan itu merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kebersamaan dengan rekan-rekannya dalam team… keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan adalah bagian keberhasilan dari organisasi instansi , sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit organisasi akan mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan one for all, all for one, yang merupakan semboyan out bound Internasional selalu didengung-dengungkan dalam aktivitas oleh freelance outbound atau outbound freelance bagi membangun sebuah semangat kebersamaan dan kekompakan, bahkan belakangan ini dikembangkan lagi sebuah semboyan baru yang adalah pula semboyan dunia global : ” we are one “ Kita adalah satu.

Manfaat Outbond Training

  • Membuka pikiran
  • Belajar dari pengalaman
  • Transfer sikap mental, ilmu, praktek dan kemampuan
  • Dilakukan di alam bebas
  • menaikkan ketahanan fisik dan mental
  • Sarana untuk meng eksplorasi diri
  • peningkatan diri(kelompok kerja dan pimpinan)
  • Sarana untuk Introspeksi dan kontemplasi diri
  • Proses pengenalan diri
  • Mengasah kecerdasan IES dan menyelaraskan keseimbangan IES(Intelektual, emosi dan spiritual)
  • pembentukan karakter
  • Mengenal Tuhan dan Ciptaannya bersama
  • menambah ketakwaan dan keimanan
  • Saran penyegaran emosi
  • Terapi trauma
  • Tanggung jawab sosial
  • Penyelesaian masalah individu dan instansi
  • Keharmonisan dan kebahagiaan rumah tangga
  • Menjadi sukses dan bahagia.