Ayola Hoci Cipanas Tempat Outbound Corporate di Puncak

Tujuan Menciptakan sebuah grup (Team Building Dalam Outbound Training)
Sebuah team dibangun dengan tujuan bagi membantu regu fungsional menjadi lebih efektif dalam segala hal. Karena rasa individualisme dan persaingan antar pribadi relatif tajam dan tinggi dalam setiap organisasi, maka dari itu tidak semua regu kerja dapat dikategorikan ke dalam suatu regu yang efektif. Lima atau enam orang yang sedang menyelesaikan suatu proyek belum tentu menjamin bahwa mereka bisa bekerjasama bersama baik dan efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Secara spesifik, Membentuk sebuah kelompok artinya harus Membentuk semangat, saling percaya, kedekatan, komunikasi, dan produktivitas pada setiap individu yang ada dalam team tersebut.

Ayola Hoci Cipanas Tempat Outbound Corporate di Puncak

  1. Semangat : Muncul pada setiap individu karena tiap anggota percaya bahwa mereka memiliki kemampuan bagi menyelesaikan permasalahan atau tugas bersama baik, semakin tinggi tingkat kepercayaan mereka atas kemampuan yang dimiliki, maka semakin besar pula motivasi yang mereka miliki untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan efektif
  2. Kepercayaan : Rasa saling percaya antar anggota menggambarkan salah satu syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap individu yang tergabung didalam grup, hal tersebut dimaksudkan agar kesatuan team mampu dan dapat bekerja secara efektif.
  3. Kedekatan : Kedekatan setiap anggota dengan individu yang terlibat dalam satu regu adalah perasaan atau secara psikologis mampu menyatukan anggota secara sukarela untuk bekerja sama didalam suatu kelompok. Suatu kelompok yang kohesif merupakan kelompok yang dimiliki oleh setiap anggotanya. Mereka akan mempunyai tingkat loyalitas yang tinggi terhadap regu atau regunya. Umumnya grup yang kohesif akan lebih produktif dalam menjalankan tugas atau dalam menyelesaikan permasalahan grup.
  4. Komunikasi : Agar sebuah grup dapat berfungsi bersama baikdan efektif, semua anggota harus mempunyai kemampuan bagi Membentuk hubungan antar personal yang baik, bicara secara terbuka satu sama lain, memecahkan konflik permasalahan yang ada, dan secara bersama menghadapi masalah. “Poor communication means no team”
  5. Produktivitas : regu seharusnya dapat menyelesaikan tugas yang tidak mungkin dilaksanakan perorangan. Melalui saling berbagi sumber daya, ketrampilan, pengetahuan, kepemimpinan, maka sebuah regu memiliki potensi yang lebih baik dan lebih efektif daripada perorangan.